Dari sekian lama aku mencoba tundukkan keangkuhan.baru kali ini aku bisa bersabar menghadapi cobaan.
Dalam tingakatan tingkatan kehidupan,manusia di urutan yang paling banyak kontrofersi dalam kemunafikan.
Hanya bisa berkata manis saat di depan....tapi saat di belakang banyak sekali apa yang di sembunyikan,termasuk kebohongan.
Banyak tipuan demi kesenangan....dan banya sekali kamuflase dalam pergaulan.
Kadang dalam kehidupan....!!!
Manusia mengahalalkan segala macam cara demi menggapai apa yang dia harapkan.
Termasuk dalam pergaulan dan bermasyarakat antar teman,saudara,ataupun atasan.
Ingin terlihat perfeak dan sempurna di mata manusia,hingga lupa ...bahwa rendah dihadapanya( TUHAN ).
Mungkin....banyak orang beranggapan bahwa orang yang pendiam dan culun.kurang dalam pergaulan.
Tapi apakah kita tau apa yang dia simpan dalam kesendirian dan misteri diamnya dia.....???
Itu adalah tanda tanya besar yang harus kita waspadai dalam menilai sosok orang yang seperti itu.
Bisa jadi dia sosok intelek di mata orang lain yang bukan di lingkungan di mana tinggal.
Dan bisa jadi dia adalah orang yang lebih dari apa yang kita lihat dalam keseharianya.
Kita tidak tau kan......!!!
Dan begitu juga sebaliknya.....
Ada yang berpenampilan plente...berjas dan berpaian rapi layaknya orang yang berpendidikan dan berwawasan luas.
Di lihat sekilas dia orang yang sempurna yang mempunyai segala apapun yang ada di dunia.termasuk kekayaan yang berlebih,mobil sedan yang siap mengantar kemanapun yang dia inginkan dengan hanya berkata sepatah kata pada supirnya.
Tapi apakah kita tau siapa dia sebenarnya....??? I don't no
Di jaman sekarang apasih yang tidak bisa.....?
Orang jelekpun bisa terlihat menarik,tampan ataupun cantik,dengan operasi plastik,pasang susuk,ataupun terapi terapi sejenisnya.
Bahkan orang yang miskin saja bisa terlihat kaya.dengan adanya mobil sebagai tunggangan keseharianya,ataupun pakaian mahal yang dia kenakan.
Walaupun kita tidak tau kalau semua itu cuman barang kreditan atau malah barang pinjeman.
itulah gaya hidup jaman sekarang,apapun bisa dilakukan.yang penting bisa masuk dalam lingkungan dimana dia bersosialisasi dalam kehidupan.
Maka dari itu.....
Jangan menilai seseorang dr segi penglihatan.
Tapi nilailah dia dalam prilaku dalam keseharian.
Mata bisa tertipu....
Hati bisa dirayu....
Body bisa tinggi di subal hak....
Dan wajahpun bisa di permak....
Tapi prilaku kehidupan tidak bisa di rekayasa.
Karena itu adalah cermin dari sosok sang manusianya.
"" by S.Wahyu Aji ""